6 Tips Menjadi Penyelam Yang Ramah Lingkungan



6 Tips Menjadi Penyelam Yang Ramah Lingkungan [ www.BlogApaAja.com ]

M

enjadi seorang penyelam tidak hanya menikmatikeindahan alam bawah laut, tetapi juga menjaganya. Agar menjadi penyelam ramahlingkungan, ikuti 6 tips berikut ini.



Asyik menikmati keindahan alam bawah laut,harus diseimbangi dengan menjaga kelestariannya. Jangan sampai sikap Anda malahmerusak kecantikan alam.

Disusun detikTravel, berikut adalah 6 tipsyang sebaiknya diikuti agar kelestarian alam bawah laut tetap terjaga. Anda punbisa menjadi penyelam ramah lingkungan.

1. Melatih keterampilan menyelam di area yangjauh terumbu karang



Sebelum menyelam, alangkah baiknya Andamelatih kemampuan selam terlebih dahulu, dan pilih tempat yang jauh dariterumbu karang. Berlatih juga bisa memberikan keuntungan ganda untuk Anda.

Pertama, dengan latihan, kemahiran Anda dalam menyelambisa meningkat, jadi tidak merepotkan orang lain. Kedua, dengan memilih tempatberlatih yang jauh dari terumbu, berarti Anda ikut menjaga kelestariannya.Latihan selam di laut dengan banyak terumbu, tentu mengancam keberlangsunganhidup terumbu. Anda tentu tidak ingin si cantik dari bawah laut ini mati bukan?

2. Pastikan dive operator menambatkan perahuyang aman dan tidak merusak terumbu



Selain memerhatikan diri sendiri, Anda jugaharus memerhatikan lingkungan sekitar, termasuk dive operator. Pilihlah diveoperator yang telah dilengkapi sertifikat scuba diver. Diver yang memilikisertifikat biasanya tahu bagaimana menyelam sambil menjaga kelestarian alam.

Tidak hanya memerhatikan dive operator, Andajuga harus memerhatikan bagaimana dive operator menambatkan perahu. Jangansampai penambat perahu mengenai biota laut, seperti terumbu karang.

3. Pasang alat selam dengan sempurna



Sebelum menyelam atau snorkeling, pasanglahalat selam dengan baik dan sempurnah. Pastikan masker Anda menempel denganbaik, begitu juga dengan snorkel.

Untuk fin atau sepatu katak, pilih yang pasdengan ukuran kaki. Pasang alat ini dengan sempurna dan gunakan dengan baik.Jangan mengayuhkan fin terlampau dekat dengan terumbu, karena bisa merusakterumbu. Berhati-hatilah saat menggunakan fin, jangan sampai ayunan fin Andatidak mengaduk sedimen atau pasir yang bisa menutupi karang.

4. Jangan menyentuh biota laut



Menyentuh biota laut, berarti secara tidaklangsung mengganggu kehidupannya. Tidak hanya hewan yang bergerak, Anda jugasebaiknya tidak menyentuh hewan yang tak bergerak seperti terumbu.

5. Jangan mengambil apapun dari dalam laut



Nah, ini dia yang tak kalah penting untukmenjadi penyelam ramah lingkungan. Jangan mengambil apapun dari dalam laut.Datang dan kembalilah dalam keadaan yang sama.

Jangan mengambil ikan, terumbu, atau biotalaut lainnya. Biarkan mereka hidup dan terus berkembang biak di habitatasalnya. Cukup nikmati keindahannya dari bawah laut. Jangan diambil dari laut.Dengan mengambil, sama saja Anda merusak alam.

6. Jangan membuang sampah di laut



Hal lain yang tak kalah penting, jika inginmenjadi penyelam ramah lingkungan adalah tidak membuang sampah dilaut. Simpanlah sampah dikantung penyimpanan, atau di kapal.

Sampah yang dibuang ke laut bisa mengotorikebersihan laut. Tidak hanya itu, yang lebih parah lagi adalah sampah bisamenyebabkan kematian biota laut. Salah satunya adalah terumbu karang. Sampahbisa menutupi permukaan terumbu, yang menyebabkan terumbu kekurangan oksigenhingga mati.

Dengan menjadi penyelam ramah lingkungan, samasaja Anda menyelamatkan kelestarian alam. Salam lestari!


Follow On Twitter